GerakIngatan berupaya menghimpun dan merangkum, mengurasi (menyeleksi), dan mengaktifkan arsip, dokumentasi dan catatan tentang gerakan kiri Indonesia. Gerakan kiri di sini mengambil pengertian ideologi kiri yang luas, sehingga juga mencakup gerakan anti kolonialisme, anti kapitalisme, dan berbagai gerakan perjuangan, buruh, pemuda, perempuan, pers, pendidikan dan politik anti fasisme, dan anti otoriterisme, serta pro demokrasi.
GerakIngatan lahir karena banyak ingatan yang tak bergerak (lagi). Sampai saat ini, memori, arsip, dan sejarah kalangan kiri tersebar di mana-mana, tidak terhimpun bahkan juga terabaikan dan terkubur. Situasi ini ikut mengakibatkan narasi gerakan kiri terbungkam dan terpinggirkan dalam narasi utama historiografi Indonesia. Selama 32 tahun kekuasaan Orde Baru, gerakan kiri tidak pernah masuk dalam sejarah nasional. Acuan narasi utama Orde Baru mengaburkan pemahaman kita atas gerakan kiri, dinamika pergerakan dan kisah mereka yang terlibat di dalamnya.
Meluaskan pemahaman tentang gerakan kiri di masa lalu dapat membantu kita membayangkan berbagai kemungkinan untuk gerakan progresif di masa kini. Menginspirasi kita untuk terus begerak melawan kekuasaan yang menindas, dulu dan sekarang.
Karenanya, GerakIngatan berniat tidak hanya mencari dan menyimpan dokumen gerakan kiri, tapi juga menceritakannya lebih jauh untuk menambah riak ingatan kita. Pada cerita dari arsip, kami mendeskripsikan secara ringkas kisah di balik sebuah arsip. Sedangkan pada koleksi, kami menghimpun dan menghubungkan arsip-arsip yang seringkali terserak menjadi sebuah rangkaian. Dalam eksposisi, kami menarasikan arsip-arsip itu untuk mengisahkan sekelumit ingatan dari gerakan kiri Indonesia.







